SUBANGPOST.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan dirinya belum memikirkan dinamika politik menuju Pemilihan Presiden 2029, termasuk isu yang menyebut namanya berpotensi bersanding dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menjawab pertanyaan wartawan, KDM mengatakan saat ini seluruh perhatiannya tertuju pada upaya menyukseskan kepemimpinannya sebagai Gubernur Jawa Barat.
“Kita lagi mikir bagaimana jadi gubernur yang sukses. Tidak mikir yang lain,” kata KDM di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (22/9/2026).
Saat kembali ditanya apakah sudah ada pembicaraan terkait isu tersebut, KDM membantah adanya komunikasi ataupun pembahasan mengenai Pilpres 2029.
“Pokoknya tidak ada. Hari ini saya berfokus bekerja aja memberikan yang terbaik. Kita belum mikir terlalu jauh, mikir besok punya pacar atau tidak aja belum kepikiran,” ujarnya.
Spekulasi Pilpres 2029
Isu mengenai arah politik Dedi Mulyadi kembali mencuat setelah namanya dikaitkan dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Spekulasi itu berkembang menyusul analisis yang disampaikan jurnalis senior Hersubeno Arief melalui kanal YouTube Hersubeno Point, Selasa (22/9/2026).
Hersubeno menilai Dedi memiliki modal elektoral yang kuat sehingga berpotensi menjadi figur yang dibidik PSI. Menurutnya, bergabungnya Dedi dapat meningkatkan popularitas dan elektabilitas partai tersebut.
Dalam analisisnya, Hersubeno juga menyebut salah satu skenario Pilpres 2029 adalah memasangkan Dedi Mulyadi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Dedi Mulyadi dengan Gibran ya skenarionya, kemudian Dedi Mulyadi dipasangkan dengan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres tahun 2029,” ujar Hersubeno.
Selain itu, Hersubeno menyinggung rekam jejak politik Dedi yang pernah berpindah dari Partai Golkar ke Partai Gerindra. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan munculnya spekulasi mengenai kemungkinan perubahan arah politik Dedi.
Meski demikian, Dedi menegaskan saat ini seluruh fokusnya tertuju pada penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Jawa Barat. Ia juga menepis spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan kontestasi Pilpres 2029.







