📌 Ringkasan Berita
Pertamina Patra Niaga mendatangkan 45,9 ribu ton LPG dari Texas untuk memperkuat pasokan nasional.
Muatan setara 15,2 juta tabung LPG 3 kg akan didistribusikan melalui Terminal LPG Sekong dan Arun.
Pengiriman ini memperkuat ketahanan energi melalui rantai pasok dan logistik yang terintegrasi.
SUBANGPOST.COM – PT Pertamina Patra Niaga kembali memperkuat ketahanan energi nasional dengan mendatangkan Armada Pertamina Gas 1 (PG1) yang mengangkut sekitar 45,9 ribu metrik ton Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Freeport, Texas, Amerika Serikat.
Pasokan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan LPG nasional dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan sektor produktif di tengah dinamika pasar energi global.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan ketahanan energi menjadi fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.
“Ketahanan energi merupakan fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Kitty dalam rilis resmi, Senin (13/7).
Menurut Kitty, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan rantai pasok energi melalui diversifikasi sumber pasokan, optimalisasi infrastruktur logistik, serta memastikan distribusi berjalan tepat waktu dan berkelanjutan.
“Di tengah dinamika energi global, menjaga keandalan pasokan merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap mata rantai pasok, mulai dari pengadaan hingga distribusi, berjalan secara terintegrasi agar kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif tetap terpenuhi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kedatangan Pertamina Gas 1 merupakan wujud komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketersediaan pasokan LPG agar tetap aman, andal, dan berkelanjutan.
Pertamina Gas 1 mengangkut sekitar 23 ribu metrik ton Propane dan 22,8 ribu metrik ton Butane. Pasokan dari berbagai sumber global tersebut menjadi bagian dari pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi untuk menjaga ketersediaan LPG nasional.
Muatan LPG yang dibawa Pertamina Gas 1 setara dengan sekitar 15,2 juta tabung LPG 3 kilogram. Setelah tiba di Indonesia, sekitar 26 ribu metrik ton dibongkar di Terminal LPG Sekong, Banten, sedangkan sekitar 19,9 ribu metrik ton akan dibongkar di Terminal LPG Arun, Aceh.
Pasokan tersebut selanjutnya akan memperkuat stok LPG nasional sebelum didistribusikan melalui jaringan infrastruktur Pertamina Patra Niaga sesuai kebutuhan masyarakat dan sektor produktif.
Pertamina Gas 1 bertolak dari Freeport (US FPO), Texas, Amerika Serikat, pada 29 Mei 2026 dan menempuh pelayaran lintas samudra menuju Indonesia dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional.
Pengiriman tersebut mencerminkan kapabilitas Pertamina Patra Niaga dalam mengelola rantai pasok energi global sehingga pasokan LPG dapat tiba sesuai jadwal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.
Sebagai Subholding Downstream, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat sistem logistik energi melalui optimalisasi pengadaan, armada, infrastruktur terminal, dan jaringan distribusi terintegrasi guna menjaga ketahanan energi nasional serta memastikan pasokan energi yang aman dan andal bagi masyarakat.










