SUBANGPOST.COM – UPTD Puskesmas Kasomalang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Subang menggelar program skrining Tuberkulosis (TBC) di Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menyasar 100 warga untuk memperkuat deteksi dini kasus TBC di masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Kasomalang, dr. Andri Suratman, mengatakan skrining tersebut merupakan upaya menemukan sedini mungkin warga yang berisiko atau diduga terinfeksi TBC.
“Melalui skrining ini kami ingin menemukan kasus TBC sedini mungkin sehingga masyarakat yang terindikasi dapat segera menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur dan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” kata Andri.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga melakukan pelacakan kontak (Active Case Finding/ACF) terhadap anggota keluarga dan warga yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.
Langkah tersebut, lanjut Andri, dilakukan untuk memutus mata rantai penularan melalui penemuan kasus secara aktif.
“Warga yang dinyatakan positif TBC akan mendapatkan pengobatan menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara gratis melalui Puskesmas sesuai standar pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Andri menambahkan, program skrining TBC diintegrasikan dengan pemeriksaan kesehatan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, meski belum mengalami gejala penyakit.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Sindangsari, Iwan, mengapresiasi pelaksanaan program skrining TBC di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menekan penyebaran TBC.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Puskesmas Kasomalang atas pelaksanaan skrining TBC di Desa Sindangsari. Kami berharap masyarakat mengikuti arahan tenaga kesehatan agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit TBC,” ujar Iwan.
Jamaludin






