SUBANGPOST.COM – PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah memperkuat komitmen penyaluran energi subsidi tepat sasaran melalui kolaborasi strategis dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Rabu (22/4).
Kerja sama ini merupakan kelanjutan sinergi pemanfaatan data kendaraan bermotor sebagai dasar pengaturan dan pengendalian distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi, khususnya Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyatakan kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola subsidi energi.
“Pemanfaatan data kendaraan merupakan upaya nyata untuk mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, integrasi data memperkuat peran BPH Migas dalam pengaturan dan pengawasan distribusi BBM sekaligus mendukung pengendalian konsumsi melalui sistem digital terintegrasi berbasis data kendaraan.
Menurutnya, sistem satu pintu yang dikelola Korlantas Polri menjadi fondasi penting dalam meningkatkan transparansi, efisiensi layanan publik, serta pengawasan penyaluran BBM subsidi secara menyeluruh.
Sinergi antara BPH Migas, Korlantas Polri, PT Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat volume melalui sistem terintegrasi.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho, menyatakan dukungan terhadap integrasi data tersebut sebagai penyempurnaan kerja sama yang telah berjalan. Ia berharap kebijakan ini dapat meningkatkan ketepatan sasaran distribusi BBM subsidi dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menyebut integrasi data kendaraan oleh Korlantas Polri dapat dimanfaatkan lintas sektor untuk menciptakan efisiensi pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengapresiasi sinergi antarlembaga dan menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga amanah subsidi energi.
Ia menegaskan, subsidi BBM harus dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel agar benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Menurutnya, kolaborasi ini juga perlu diperkuat melalui pengembangan sistem yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan akurasi dan meminimalkan ketergantungan pada proses manual.
“Sinergi antara Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, dan Korlantas Polri menjadi kunci dalam mewujudkan subsidi energi yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan,” kata Mars Ega.
Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Pertamina Patra Niaga bersama Korlantas Polri dan BPH Migas berkomitmen meningkatkan kualitas data dan sistem pengawasan agar penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
SZ




