subangPost.com – Rumah Zakat bersama Infak.id menyalurkan bantuan modal usaha kepada pelaku UMKM dan bantuan pendidikan bagi santri di Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang. Program pemberdayaan itu menyasar masyarakat yang memiliki semangat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satu penerima bantuan ialah Asep Dedi Sutisna, petani sekaligus buruh tani di Desa Cipancar. Selain bekerja di sektor pertanian, ia juga mengajar sekitar 40 santri setiap sore di lingkungan tempat tinggalnya.
Bantuan modal usaha tersebut diharapkan memperkuat perekonomian keluarga Asep Dedi Sutisna. Dukungan itu juga diharapkan membuatnya terus membina generasi Qurani di desanya.
Penerima manfaat lainnya, Abdul Aziz, merupakan ustaz di Desa Cijengkol yang aktif mengisi berbagai majelis taklim. Untuk memenuhi kebutuhan keluarga, ia juga menjalankan usaha penjualan gula aren asli dari Cianjur.
Rumah Zakat dan Infak.id juga memberikan bantuan modal usaha kepada Tati, pelaku UMKM di Desa Ponggang. Istri Ketua MUI Desa Ponggang itu mengembangkan usaha makanan ringan berupa keripik pisang, singkong, dan talas.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan modal usaha ini. Saya semakin semangat untuk berusaha karena ingin suatu saat nanti bisa berbagi kepada orang lain, bukan hanya memenuhi kebutuhan keluarga saja. Semoga Allah membalas kebaikan Rumah Zakat dan para donatur Infak.id dengan limpahan rezeki yang penuh berkah,” tuturnya.
Selain bantuan modal usaha, Rumah Zakat bersama Infak.id menyalurkan paket sembako dan buku tulis. Bantuan diberikan kepada 10 santri Majelis Taklim Ar-Rahman di Kampung Pangkalan, Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang.
Penyaluran bantuan pendidikan tersebut diharapkan meningkatkan semangat santri dalam belajar Al-Qur’an. Bantuan itu juga diharapkan meringankan kebutuhan belajar para penerima manfaat.
Implementator lapangan, H. Sutisna, mengatakan program bersama Infak.id akan terus berlanjut ke berbagai daerah. Program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang belum tersentuh bantuan pemerintah.
“Program bersama Infak.id akan terus berlanjut ke berbagai daerah, terutama daerah yang penduduknya belum tersentuh oleh bantuan pemerintah,” ujarnya.
Rumah Zakat bersama Infak.id menyatakan program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Program tersebut menggabungkan penguatan ekonomi keluarga dengan dukungan terhadap pendidikan generasi muda.








