Kamis, Februari 12, 2026
spot_img
spot_img

Berita Video

Top News

Nasional

Debut di INACRAFT 2026, UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp10,4 Miliar

spot_img

SUBANGPOST.COM – Keikutsertaan UMKM binaan PT Pertamina (Persero) dalam ajang INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), 4–8 Februari 2026, mencatatkan capaian positif.

Dalam pameran tersebut, UMKM binaan Pertamina membukukan total transaksi Rp10,4 miliar, yang terdiri atas penjualan ritel Rp6 miliar serta komitmen transaksi lanjutan (potential reorder) sebesar Rp4,4 miliar.

Salah satu capaian menonjol datang dari Besolek, UMKM perhiasan batu alam khas Bengkulu milik Lidya, S.P., yang untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam INACRAFT. Debut tersebut langsung membuahkan hasil positif.

Produk perhiasan batu alam yang dipadukan dengan tembaga menarik perhatian pengunjung, baik domestik maupun mancanegara. Dari seluruh produk yang dibawa langsung dari Bengkulu, lebih dari 80 persen terjual, menjadi capaian tertinggi Besolek selama mengikuti pameran.

Puncak transaksi terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, dengan produk yang paling diminati berupa gelang dan bros batu.

Pemilik Besolek, Lidya, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan tersebut. Ia menilai INACRAFT 2026 menjadi pengalaman penting bagi pengembangan usahanya.

Baca Juga  INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

“Terima kasih kepada Pertamina atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Ini menjadi langkah penting bagi kami untuk terus berkembang dan memperluas pasar,” ujarnya.

Capaian positif juga dirasakan Batik Mosho, UMKM batik asal Kabupaten Berau yang dikelola Mochamad Shodik. Untuk pertama kalinya tampil di INACRAFT sebagai mitra binaan Pertamina, Batik Mosho menilai keikutsertaan ini sebagai pengalaman berharga, terutama dari sisi pembelajaran dan jejaring.

“Bisa berdampingan dengan UMKM senior di bidang fashion dan batik menjadi kebanggaan sekaligus proses belajar bagi kami. Meski dari sisi penjualan masih perlu berproses, kesempatan berjejaring dengan pelaku industri adalah nilai yang sangat berharga,” kata Shodik.

Booth Batik Mosho juga mendapat kunjungan desainer Musa Widiatmojo serta fashion image and colour consultant Amy Wirabudi. Keduanya berbagi wawasan tentang teknik pewarnaan, penguatan citra produk, serta tren fesyen di Jakarta.

“Ilmu dan pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri ke depan,” tambahnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhamad Baron, menyatakan capaian UMKM binaan di INACRAFT 2026 mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM naik kelas dan berdaya saing.

Baca Juga  INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

“Pertamina secara konsisten menghadirkan UMKM binaan ke panggung nasional dan internasional melalui pameran strategis seperti INACRAFT. Capaian transaksi serta komitmen lanjutan ini menunjukkan produk UMKM Indonesia memiliki kualitas, daya saing, dan potensi pasar yang besar,” ujar Baron.

Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan Pertamina tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga penguatan kapasitas pelaku usaha.

“Kami ingin UMKM tidak hanya laku saat pameran, tetapi juga memperoleh jejaring, wawasan, serta kepercayaan diri untuk tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Para pelaku UMKM binaan menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina (Persero) atas kesempatan, kepercayaan, serta pendampingan yang diberikan melalui partisipasi dalam INACRAFT 2026.

Mereka berharap pengalaman tersebut menjadi pijakan untuk terus berkembang dan mengikuti pameran berskala besar di masa mendatang.

“Bagi kami, ilmu dan pengalaman adalah investasi terpenting,” tutup Shodik.

Editor: Zein AF

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL