spot_imgspot_img
Minggu, September 13, 2026
spot_img
spot_img
Memuat berita terbaru...

Berita Video

Top News

Nasional

IWOI Karawang Gelar Aksi Solidaritas untuk Lima Wartawan Hilang di Selat Sunda

SUBANGPOST.COM – Puluhan jurnalis di Kabupaten Karawang menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap lima wartawan dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, Jumat (11/9/2026) malam.

Aksi solidaritas tersebut digelar Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang di depan gerbang Kantor Bupati Karawang. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pengurus IWOI pusat.

Dengan menyalakan lilin dan memanjatkan doa, para jurnalis berharap seluruh korban segera ditemukan oleh tim pencarian dalam kondisi selamat.

Doa bersama tersebut menjadi bentuk dukungan moral dari insan pers Karawang bagi rekan seprofesi yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di tengah risiko lapangan.

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Harian IWOI DPD Karawang, Ade Kosasih, SE, menyampaikan hingga hari keempat pencarian, Tim SAR gabungan belum menemukan tanda keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Menurut Ade, insan pers di seluruh Indonesia masih menunggu kabar baik dari proses pencarian yang dilakukan Tim SAR.

“Semua insan pers di Indonesia saat ini menunggu kabar baik dari Tim SAR. Semoga para korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Ade.

Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menilai kejadian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh wartawan mengenai pentingnya kesiapan dan keselamatan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia mengatakan, profesi wartawan memiliki risiko tinggi, terutama saat melakukan peliputan di lokasi yang memiliki tantangan alam maupun kondisi berbahaya.

- Advertisement -
Advertisement

“Koordinasi dan komunikasi harus selalu dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan saat bertugas di lapangan,” kata Syuhada.

Sementara itu, operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal Arupadhatu 1 masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan hingga Jumat (11/9/2026).

Tim yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, dan Ditpolairud Polda Banten memperluas area pencarian hingga 3.243,7 nautical mile persegi.

Baca Juga

- Advertisement -

Pencarian dibagi dalam empat sektor utama dan satu sektor khusus, meliputi wilayah perairan Pulau Sebesi, Pulau Umang, hingga arah perairan Lampung.

Sebanyak 11 hingga 13 kapal dikerahkan dalam operasi tersebut, termasuk kapal perang TNI AL, KN SAR Tetuka, drone thermal, serta kapal bantuan dari Pemerintah Kota Cilegon.

Kondisi cuaca dan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi kendala dalam proses pencarian. Gelombang laut setinggi 1 hingga 2,5 meter serta angin kencang turut memengaruhi pergerakan tim di lapangan.

Sementara itu, pelampung berwarna oranye yang ditemukan KAL Anyer dipastikan bukan milik kapal Arupadhatu 1. Pihak pemilik kapal menyebut perlengkapan pelampung kapal tersebut berwarna merah dan hijau terang.

Baca Juga

Sacim Zein
Editor:
Sacim Zein
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis dari sumber yang terpercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi subangpost.com dan dapat mengalami pembaruan dan klarifikasi dari pihak terkait.
👍 Like 💬 Komentar 🔗 Bagikan
spot_img
Memuat kurs...

Baca Juga

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL

^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
X