SUBANGPOST.COM – Pemanfaatan data kependudukan diharapkan dapat memperkuat penyaluran subsidi LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran sekaligus mendukung peningkatan layanan PT Pertamina Patra Niaga.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (10/8), usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemberian hak akses dan pemanfaatan data kependudukan bersama PT Pertamina Patra Niaga.
“Tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, pemanfaatan data kependudukan ini juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga,” ujar Teguh.
Hingga Semester I 2026, jumlah penduduk Indonesia tercatat sekitar 290,1 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, hampir 99 persen penduduk wajib KTP telah melakukan perekaman biometrik.
Menurut Teguh, data kependudukan yang akurat menjadi fondasi penting dalam mendukung berbagai layanan publik, termasuk penyaluran energi bersubsidi. Karena itu, pemanfaatan data Dukcapil diharapkan mampu meningkatkan akurasi verifikasi penerima manfaat LPG 3 kilogram.
Kerja sama tersebut juga menjadi dasar integrasi sistem validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang disiapkan PT Pertamina Patra Niaga untuk mendukung pelaksanaan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG.
Perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra.
Penandatanganan turut disaksikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, serta Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Jaffee Arizon Suardin.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat tata kelola penyaluran subsidi sekaligus menjaga kualitas layanan energi kepada masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan cita-cita pemerintah untuk memastikan ketahanan energi dengan tata kelola subsidi yang baik dan memastikan pelayanan energi menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” kata Mars Ega.
Mars Ega menegaskan, pemanfaatan data kependudukan melalui kerja sama dengan Ditjen Dukcapil menjadi langkah strategis untuk memperkuat proses verifikasi dan validasi data penerima subsidi.
Melalui integrasi data tersebut, Pertamina Patra Niaga berharap penyaluran LPG 3 kilogram semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Kerja sama ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan energi bagi masyarakat di seluruh Indonesia.








