SUBANGPOST.COM – Mahasiswa IPB University yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 2026 mulai melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Nagrak, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, sejak 6 Juli hingga 14 Agustus 2026.
Sebanyak delapan mahasiswa KKNT IPB University diterjunkan ke Desa Nagrak untuk menjalankan program pengembangan ekonomi desa melalui penguatan sektor pariwisata, digitalisasi UMKM, dan optimalisasi potensi lokal. Tim tersebut terdiri atas Fathur, Andika, Evan, Atih, Kanaya, Jessica, Novita, dan Annisa.
Selama 40 hari pelaksanaan KKN, mereka mengusung lima program kerja yang difokuskan pada penguatan promosi wisata, digitalisasi UMKM, pengembangan produk lokal, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pemetaan potensi desa sebagai dasar pembangunan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan KKNT diawali dengan pelepasan mahasiswa di Kampus IPB Dramaga pada 4 Juli 2026. Selanjutnya, mahasiswa mengikuti penerimaan dan pembekalan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Subang sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian.
Wakil Dekan Sekolah Sains dan Matematika IPB University Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Anang Kurnia, S.Si., M.Si., mengatakan mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di lokasi KKN.
“Kehadiran mahasiswa di desa diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga mampu membangun kolaborasi yang bermanfaat bersama masyarakat dan pemerintah daerah,” ujar Anang Kurnia.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menyambut pelaksanaan KKNT IPB University dan berharap program pengabdian tersebut dapat mendukung pengembangan potensi daerah, khususnya di Kecamatan Ciater yang memiliki peluang besar di sektor pariwisata.
“Kami berharap program yang dijalankan mahasiswa mampu mendukung pengembangan potensi daerah, terutama sektor pariwisata dan pemberdayaan masyarakat,” kata Agus Masykur Rosyadi.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Subang Iwan Syahrul Anwar, S.STP. memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai kondisi demografi, potensi unggulan, serta tantangan pembangunan di Kabupaten Subang. Materi tersebut menjadi acuan dalam penyusunan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Bapperida dan prosesi penerimaan di Kantor Kecamatan Ciater, mahasiswa tiba di posko Desa Nagrak pada 6 Juli 2026 untuk memulai kegiatan pengabdian secara langsung bersama masyarakat.
Desa Nagrak memiliki potensi besar pada sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, sejumlah destinasi wisata dinilai masih memerlukan pengelolaan dan promosi yang lebih optimal, sementara pelaku UMKM membutuhkan penguatan digitalisasi agar mampu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.
Melalui pelaksanaan lima program kerja tersebut, KKNT IPB University diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi desa sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.








