SUBANGPOST.COM – Tim SAR gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian dua wisatawan yang diduga tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Sabtu (16/5/2026).
Hingga Jumat malam, persiapan evakuasi terus dilakukan di posko utama penanganan bencana yang berada sekitar 4 kilometer dari lokasi longsor.
Sejumlah personel gabungan tampak melakukan koordinasi, pendataan, serta menyiapkan peralatan pencarian guna mendukung operasi evakuasi yang akan kembali dilanjutkan pada pagi hari.
Petugas Tim Pelaporan Unit Data dan Informasi BPBD Subang, Ade Suhenda, mengatakan sebelum proses pencarian dimulai, tim gabungan akan terlebih dahulu melakukan pemetaan lokasi longsor menggunakan drone milik Basarnas.
“Untuk kegiatan pencarian besok akan dilakukan mapping terlebih dahulu menggunakan drone Basarnas guna melihat titik mahkota longsoran dan memastikan tidak ada potensi longsor susulan,” ujar Ade Suhenda, Jumat (15/5/2026) malam.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk memastikan kondisi area pencarian aman bagi seluruh personel yang diterjunkan ke lokasi bencana.
Ade menjelaskan, persiapan personel pencarian dijadwalkan mulai pukul 06.00 WIB. Selanjutnya seluruh unsur tim SAR gabungan akan mengikuti apel pagi pada pukul 08.00 WIB sebelum operasi pencarian dilanjutkan.
Sebelumnya, dua wisatawan asal Karawang dilaporkan hilang setelah diduga tertimbun longsor di area Curug Cileat pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB. Longsor terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan selatan Subang dan menyebabkan tebing di sekitar lokasi wisata runtuh.
Hingga Jumat malam, proses pencarian terhadap kedua korban untuk sementara dihentikan karena kondisi gelap dan faktor keamanan di lokasi yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.
Zein AF










