Senin, Maret 2, 2026
spot_img
spot_img

Berita Video

Top News

Nasional

Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Wafat, Bangsa Indonesia Kehilangan Putra Terbaik

spot_img

SUBANGPOST.COM – Bangsa Indonesia berduka atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, pada Senin (2/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Almarhum dikenal sebagai sosok prajurit sekaligus negarawan yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Informasi wafatnya Try Sutrisno disampaikan melalui pemberitahuan keluarga serta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan telah dibenarkan sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara maupun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Setelah dimandikan di RSPAD Gatot Soebroto, jenazah almarhum kemudian disemayamkan di rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Prosesi pemakaman dilaksanakan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Senin siang dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara.

Presiden Prabowo mengenang Try Sutrisno sebagai prajurit sejati dan pemimpin yang menempatkan kepentingan bangsa di atas segalanya. Menurutnya, Indonesia kehilangan salah satu tokoh terbaik yang telah memberikan keteladanan melalui keberanian, kesederhanaan, serta pengabdian tanpa henti kepada negara.

Baca Juga  Komisi II DPRD Karawang Tinjau PT Calbe Wings Food, Soroti Pajak hingga CSR Perusahaan

“Hari ini Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Keteladanan dan pengabdian beliau akan selalu menjadi inspirasi bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden melalui pernyataan resminya.

Pada masa akhir pengabdiannya, Try Sutrisno masih aktif terlibat dalam kegiatan kebangsaan sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah BPIP periode 2022–2027.

Ucapan duka dan penghormatan juga disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, yang mengenang almarhum sebagai pemimpin militer dengan jiwa patriotisme dan nasionalisme tinggi.

Luhut menuturkan, saat menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Try Sutrisno menunjukkan keteladanan dengan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan strategis, termasuk pembentukan Satuan Den-81 Kopassus serta peninjauan latihan militer bersama pasukan Inggris di medan pegunungan.

Menurut Luhut, sikap tersebut mencerminkan ketangguhan, kejujuran, dan semangat pengabdian yang patut diwarisi generasi muda bangsa.

Baca Juga  PWI Karawang Bersama Mitra Strategis Gelar Santunan 100 Anak Yatim di Bulan Ramadan

Sepanjang karier militernya, Try Sutrisno menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988–1993 sebelum dipercaya menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998.

Figur Try Sutrisno dikenal luas sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi disiplin, kesederhanaan, serta loyalitas terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Atas jasa dan pengabdiannya, negara menganugerahkan berbagai tanda kehormatan nasional maupun internasional, di antaranya Bintang Republik Indonesia Adipradana, Bintang Mahaputra Adipurna, Bintang Yudha Dharma Utama, serta sejumlah penghargaan militer dari berbagai negara sahabat.

Pengabdian panjang almarhum menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa. Keteladanan, integritas, dan semangat nasionalisme yang diwariskannya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga persatuan dan membangun Indonesia. (*)

Editor: Zein AF

 

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL