KOTABEKASI | SUBANGPOST.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memimpin upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulak Kapal, Senin (9/3/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjasa bagi bangsa dan daerah. Upacara dihadiri Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri.
Upacara berlangsung khidmat yang diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh Wali Kota Bekasi di tugu makam pahlawan.
Selanjutnya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan. Wali Kota Bekasi bersama Wakil Wali Kota, jajaran Forkopimda, dan peserta upacara secara bergantian menaburkan bunga sebagai simbol penghormatan dan doa bagi para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan serta pembangunan bangsa.
Dalam keterangannya, Tri Adhianto mengatakan ziarah dan tabur bunga merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Bekasi yang dilaksanakan setiap menjelang peringatan hari jadi Kota Bekasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat agar tidak melupakan sejarah dan jasa para pahlawan.
“Ziarah dan tabur bunga ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk bangsa dan daerah. Semangat pengorbanan mereka harus menjadi inspirasi dalam membangun Kota Bekasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan para pahlawan perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Para pahlawan telah memberikan teladan tentang perjuangan, pengorbanan, dan persatuan. Tugas kita saat ini adalah melanjutkan semangat tersebut melalui kerja nyata demi kemajuan Kota Bekasi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia juga menuturkan bahwa perjalanan sejarah Kota Bekasi tidak terlepas dari momentum pemisahan wilayah antara Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi yang menjadi tonggak lahirnya pemerintahan Kota Bekasi hingga berkembang seperti saat ini.
(Imam Setiadi)




