Rabu, Februari 11, 2026
spot_img
spot_img

Berita Video

Top News

Nasional

Pria di Jayamukti Alami Gangguan Mental Usai Digugat Cerai Istri, Dirujuk ke RSJ Cisarua

spot_img

SUBANGPOST.COM – Seorang pria berinisial NC (24), warga Dusun Kertamulya RT 002 RW 001, Desa Jayamukti, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, yang mengalami gangguan kesehatan mental akhirnya dibawa untuk menjalani rehabilitasi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, Bandung, Sabtu (7/2/2026).

Kepala Desa Jayamukti, Surjaya, mengatakan proses penanganan dilakukan oleh pihak UPTD Puskesmas Cilamaya Girang bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) serta pihak keluarga. Langkah tersebut diambil setelah kondisi kejiwaan NC dinilai memerlukan penanganan medis yang lebih intensif.

“Atas saran Kepala UPTD Puskesmas Cilamaya Girang, NC harus segera ditangani oleh dokter spesialis. Karena itu, atas kesepakatan semua pihak, termasuk dukungan keluarga, yang bersangkutan kami rujuk ke RSJ Cisarua, Bandung,” ujarnya.

Baca Juga  Anggota DPRD Subang Bantu Perbaikan Rumah Warga yang Ambruk Diterjang Cuaca Ekstrem

Surjaya mengungkapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian terhadap warganya tersebut. Ia juga mengapresiasi dukungan Kepala UPTD Puskesmas Cilamaya Girang yang telah memfasilitasi kendaraan menuju rumah sakit.

Diketahui, NC mengalami depresi setelah rumah tangganya dengan sang istri berinisial MA (21), yang baru berjalan sekitar tiga bulan, berujung pada gugatan cerai. Kondisi tersebut berdampak pada perubahan perilaku NC yang kerap tidak terkendali dan menimbulkan kekhawatiran warga sekitar.

Tekanan psikologis yang dialami membuat kondisi emosional NC tidak stabil dan sulit mengendalikan diri dalam aktivitas sehari-hari.

Kepala UPTD Puskesmas Cilamaya Girang, Heri Sumanto, S.Kep., Ners., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan keluarga pasien.

Baca Juga  Jalan Rusak di Desa Jayamukti Segera Diperbaiki, Warga Menyambut Antusias

“Setelah dilakukan pemeriksaan awal, kondisi NC memang membutuhkan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis kejiwaan. Karena itu, kami merekomendasikan rujukan ke RSJ agar mendapatkan terapi dan pengobatan yang lebih komprehensif,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan gangguan kesehatan mental membutuhkan kerja sama antara tenaga kesehatan, keluarga, serta lingkungan sekitar agar proses pemulihan dapat berjalan optimal.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penanganan tersebut.

“Terima kasih kepada rekan-rekan semuanya. Saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada Puskesmas Cilamaya Girang terus meningkat. Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi dalam melayani masyarakat. Tetap semangat dan jaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter: Kunadi
Editor: Zein AF

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL