SUBANGPOST.COM – Kabar duka datang dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Salah satu anggotanya, Brigadir Fajar Permana, meninggal dunia pada Minggu (22/3/2026) setelah bertugas mengamankan arus mudik Lebaran 2026.
Almarhum diduga mengalami kelelahan fisik berat (exhaustion) disertai gangguan pernapasan. Ia sempat dilarikan ke RS Helsa Ciputat Timur sebelum dinyatakan meninggal dunia.
“Almarhum diduga mengalami kelelahan fisik yang sangat berat serta gangguan pernapasan setelah berjaga di titik-titik pelayanan masyarakat,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dikutip dari antaranews.com, Senin (23/3/2026).
Budi menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Brigadir Fajar Permana. Ia menilai dedikasi almarhum selama Operasi Ketupat 2026 mencerminkan semangat pengabdian anggota Polri dalam melayani masyarakat.
“Kami kehilangan sosok Bhayangkara muda yang berdedikasi tinggi. Almarhum mengembuskan napas terakhir usai menjalankan tugas negara,” katanya.
Menurut Budi, kondisi fisik almarhum diduga menurun drastis akibat kelelahan setelah bertugas secara maraton di lapangan.
Polda Metro Jaya, lanjut dia, akan memberikan penghormatan terakhir, memenuhi hak-hak almarhum, serta menyalurkan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi perhatian serius pimpinan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan personel yang bertugas di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebagai langkah preventif, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri telah menginstruksikan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) untuk meningkatkan pemeriksaan kesehatan rutin di pos-pos pengamanan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel tetap dalam kondisi prima di tengah tingginya intensitas tugas selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Kami juga memohon doa masyarakat agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Budi.
Pengabdian Brigadir Fajar Permana menjadi bukti bahwa di balik kelancaran arus mudik, ada pengorbanan besar yang tak selalu terlihat, bahkan hingga titik penghabisan.
SZ




