Jumat, Februari 6, 2026
spot_img
spot_img

Berita Video

Top News

Nasional

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

spot_img

SUBANGPOST.COM – Hari pertama penyelenggaraan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Februari 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) mencatat capaian membanggakan bagi UMKM binaan PT Pertamina (Persero). Dalam satu hari pembukaan, total penjualan UMKM binaan Pertamina mencapai Rp1,9 miliar, menegaskan daya saing produk UMKM nasional di pasar ritel dan bisnis

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan UMKM yang konsisten, terarah, dan berkelanjutan.

Pelaku UMKM binaan PT Pertamina menunjukkan produk kerajinan bernilai seni tinggi kepada pengunjung pada ajang INACRAFT 2026 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (5/2/2026). Pameran ini menjadi ajang promosi sekaligus transaksi bagi produk kriya unggulan karya pelaku usaha kecil dan menengah. (Foto: Ist)

“Penjualan senilai Rp1,9 miliar di hari pertama INACRAFT 2026 menjadi bukti bahwa UMKM binaan Pertamina memiliki kualitas produk yang kuat, mampu bersaing, serta relevan dengan kebutuhan pasar nasional maupun global. Harapannya target pameran tahun ini pencapaian UMKM akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Baron.

Baca Juga  Polres Subang Ungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan

Momentum ini diharapkan menjadi gerbang bagi UMKM untuk memperluas pasar, baik domestik maupun internasional. Saat ini, tercatat sekitar 200 UMKM mitra binaan Pertamina telah berhasil menembus pasar global (Go Global).

Ia menambahkan bahwa kehadiran UMKM binaan Pertamina di INACRAFT tidak semata berorientasi pada transaksi penjualan, tetapi juga pada penciptaan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, termasuk pemberdayaan para wirausaha perempuan.

Baca Juga  Gempa M6,4 Guncang Pesisir Selatan Jawa, Tidak Berpotensi Tsunami

“Sesuai dengan tema INACRAFT tahun ini Exploring and Celebrating Womanpreneurs in Craft, mayoritas mitra binaan yang ikut serta dalam pameran adalah perempuan. Keterlibatan mereka adalah bentuk dukungan inklusif. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami melihat tren transaksi yang terus meningkat setiap tahunnya,” ujar Baron.

Salah satu contoh sukses wirausaha perempuan adalah Novita Hermawan, pemilik usaha Agrominafiber Handicraft asal Kebumen. Agrominafiber memproduksi home decor dari serat alam seperti eceng gondok dan pelepah pisang yang kini telah rutin diekspor ke Amerika Serikat.

“Ini kali kedua saya diajak Pertamina ke INACRAFT. Dampaknya sangat nyata pada networking, branding, hingga omzet kami. Pertamina benar-benar hadir memberikan dukungan nyata bagi kami pelaku usaha kecil,” ungkap Novita.

Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, saat membuka acara menyatakan bahwa INACRAFT adalah ruang strategis di mana tradisi bertemu inovasi.

Tema yang diusung pada Inacraft 2026 ini menjadi refleksi akan peran strategis perempuan dalam subsektor kriya tanah air. Subsektor kriya memiliki posisi yang sangat strategis bagi perkembangan ekonomi Indonesia.

Data BPS tahun 2025 menunjukkan subsektor kriya merupakan kontributor ekspor terbesar kedua di ekonomi kreatif Indonesia dengan nilai 12,03 miliar USD (Januari-November 2025).

“Capaian ini menunjukkan bahwa kriya bukan hanya ekspresi budaya, tetapi penggerak perdagangan dan nilai tambah ekonomi nasional,” pungkasnya.

Editor: Zein AF

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL