SUBANGPOST.COM – Rumah milik Mamat (53), warga Kampung Haur Koneng RT 09 RW 03, Desa Kasomalang Wetan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, yang ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang pada Senin (26/1/2026), akhirnya mendapat bantuan perbaikan.
Bantuan tersebut datang dari Anggota DPRD Kabupaten Subang Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ahmad Bukhori, yang turun langsung meninjau kondisi rumah korban. Ia menyatakan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga tersebut, terlebih karena hingga kini Mamat belum menerima bantuan dari pemerintah.
Menurut Ahmad Bukhori, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana, sekaligus upaya meringankan beban keluarga korban agar dapat kembali menempati rumah yang layak.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada warga yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini bisa membantu proses perbaikan rumah Pak Mamat, sehingga beliau dan keluarga bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Mamat mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyebut, sejak rumahnya ambruk, dirinya kesulitan untuk memperbaiki karena keterbatasan biaya.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Mudah-mudahan rumah saya bisa segera diperbaiki dan kembali ditempati,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Subang Ahmad Bukhori yang telah membantu proses perbaikan rumahnya.
“Terima kasih kepada Bapak Ahmad Bukhori yang sudah peduli dan membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Mamat.
Di sisi lain, dampak hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Senin (26/1/2026) tidak hanya merusak satu rumah.
Sedikitnya 50 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan, dengan rumah milik Mamat menjadi yang paling terdampak karena hancur dan tidak bisa lagi ditempati. Hingga saat ini, para korban disebut belum menerima bantuan dari pemerintah.
Seorang warga setempat, Uje, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebutkan bahwa warga masih menunggu perhatian dan bantuan dari pihak terkait.
“Betul, sampai sekarang belum ada bantuan dari pemerintah. Warga masih menunggu,” ujar Uje. (Jamaludin)




