Jumat, Mei 8, 2026
spot_img
spot_img
Memuat berita terbaru...

Berita Video

Top News

Nasional

Kawasan Industri di Timur Jakarta Menyusut, Subang Jadi Harapan Baru Investor

SUBANGPOST.COM – Keterbatasan ketersediaan lahan industri di koridor timur Jakarta mulai mendorong pergeseran ekspansi industri ke wilayah baru di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Subang dan kawasan Patimban.

Head of Capital Markets & Industrial Services CBRE Indonesia, Ivana Susilo, mengatakan ketersediaan landbank di kawasan industri Cikarang-Karawang terus menyusut seiring tingginya permintaan dari sektor pusat data, logistik, dan manufaktur.

Baca Juga

“Ketersediaan landbank di koridor timur Jakarta terus menyusut drastis. Jadi memang lahan di Cikarang-Karawang itu sudah tinggal sedikit sekali. Yang tersisa di Jababeka, yang baru buka Sinar Mas dan Wings. Itu juga tinggal sedikit,” ujar Ivana dikutip idnfinancials.com, Kamis (7/5/2026).

- Advertisement -

CBRE Indonesia mencatat penyerapan lahan industri mencapai 86 hektare sepanjang kuartal I 2026. Penyerapan tersebut masih ditopang ekspansi kawasan industri eksisting di koridor Cikarang-Karawang yang dinilai tetap menjadi magnet investasi.

Baca Juga  Mentan Cabut Izin Distributor Pupuk Subsidi Usai Terima Laporan Mahasiswa

“Angka tersebut ditopang ekspansi kawasan industri eksisting di koridor Cikarang-Karawang yang masih menjadi magnet bagi sektor pusat data, pergudangan logistik, dan manufaktur berbasis tenaga kerja terampil,” katanya.

Ivana menuturkan, tren penyerapan lahan industri tahun ini didominasi sektor data center, gudang logistik, dan industri manufaktur yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Baca Juga

- Advertisement -

“Tahun ini, kalau kita lihat penyerapan di koridor Cikarang-Karawang, itu kebanyakan data centre dan logistics warehouse atau manufaktur yang butuh skilled labor,” ucapnya.

Ia menambahkan, tingkat okupansi kawasan industri di Jabodetabek kini telah mencapai 90,8 persen dengan sisa lahan kosong diperkirakan hanya sekitar 1.400 hektare. Kondisi tersebut dinilai mulai membatasi ruang ekspansi industri skala besar di kawasan lama sekaligus memicu kenaikan harga lahan.

Di tengah keterbatasan tersebut, pembangunan infrastruktur jalan tol dalam satu dekade terakhir disebut membuka peluang lahirnya pusat-pusat industri baru di wilayah penyangga.

Baca Juga  Pascainsiden Bekasi Timur, Maska Desak PT KAI Diaudit

Head of Research & Consulting CBRE Indonesia, Anton Sitorus, menilai pembangunan infrastruktur menjadi faktor utama munculnya koridor industri generasi baru.

“Pembangunan infrastruktur menjadi katalis utama lahirnya koridor industri generasi baru. Mungkin seiring dengan pembukaan jalan tol baru, nanti akan ada kawasan industri baru juga yang muncul,” kata Anton.

CBRE Indonesia memproyeksikan kawasan Subang dan Patimban di Jawa Barat akan berkembang menjadi episentrum baru pertumbuhan industri. Selain memiliki akses strategis menuju Jakarta dan Bandung, kawasan tersebut juga didukung keberadaan Pelabuhan Patimban yang diproyeksikan menjadi simpul logistik nasional sekaligus klaster industri baru bagi sektor manufaktur dan otomotif.

Sumber: IDN Financials
Editor: Zein AF

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis dari sumber yang terpercaya. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi subangpost.com dan dapat mengalami pembaruan dan klarifikasi dari pihak terkait.
Bagikan Artikel
spot_img
Memuat kurs...

Baca Juga

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL

^
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL
Close