SUBANGPOST.COM -. Aktivitas prostitusi yang diduga melibatkan wanita malam di wilayah Jaanem sebutan jalan enam dan cikijing , Kabupaten Subang, kembali menjadi sorotan di bulan suci Ramadhan. Warga menilai praktik tersebut semakin meresahkan, terutama karena dilakukan secara terbuka pada siang hari atau malam hari di beberapa titik wilayah pinggir jalan raya Pantura kabupaten Subang.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas melalui operasi penertiban atau razia guna menjaga ketertiban umum dan menghormati suasana keagamaan di bulan Ramadhan.
Menurut salah satu warga patokbeusi Asep,.harus tegas baik dari satuan polisi pamong praja ataupun pihak kepolisian soalnya itukan tempat prostitusi masa dibiarkan pada mejeng gitu. menyampaikan bahwa penanganan permasalahan ini tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum semata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah di tingkat wilayah hingga tokoh. Masyarakat.Menurutnya, pemerintah tingkat desa dan kecamatan harus lebih responsif terhadap laporan masyarakat terkait dugaan praktik prostitusi yang beroperasi pada siang hari atau malam hari.
adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah Kabupaten Subang,agar praktik siang hari atau malam prostitusi di wilayah Jaanem pantura tidak terus berlanjut, terutama di bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum untuk menjaga dan menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.(APUNG/UTA)




