Kamis, Maret 12, 2026
spot_img
spot_img

Berita Video

Top News

Nasional

Pemerintah Targetkan Penyaluran 5,9 Miliar Benih Tebu untuk Percepat Swasembada Gula

spot_img

SUBANGPOST.COM — Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia menargetkan penyaluran 5,9 miliar mata benih tebu pada 2026 untuk pengembangan areal tanam seluas 99.547 hektare di 10 provinsi dan 74 kabupaten sebagai bagian dari upaya mempercepat swasembada gula nasional.

Program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat perluasan areal tebu sekaligus meningkatkan produktivitas perkebunan tebu rakyat agar mampu memenuhi kebutuhan gula nasional secara berkelanjutan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penguatan komoditas tebu menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong tercapainya swasembada gula nasional. Pemerintah, kata dia, terus melakukan pembenahan dari hulu hingga hilir guna memperkuat sistem produksi gula nasional.

“Kami melakukan pembenahan dari hulu hingga hilir, mulai dari benih, pola tanam, sistem hilirisasi, hingga aspek pemasaran. Tujuannya sederhana, pekebun harus mendapatkan keuntungan,” kata Amran dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga  Pemerintah Tetapkan Tiga Hari Berkabung Nasional atas Wafatnya Try Sutrisno

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan produksi gula nasional dapat meningkat hingga sekitar 3 juta ton pada 2026 seiring dengan perluasan dan optimalisasi lahan tebu nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan Indonesia.

Upaya percepatan tersebut sebelumnya telah dimulai pada 2025. Sepanjang tahun itu, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan sebanyak 1.925.760.000 mata benih tebu kepada petani.

Jumlah tersebut setara dengan pengembangan areal tanam sekitar 32.096 hektare dengan asumsi kebutuhan sekitar 60.000 mata benih per hektare. Program ini dilaksanakan di tujuh provinsi dan 56 kabupaten.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan Abdul Roni Angkat menjelaskan bahwa ketersediaan benih unggul merupakan fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas dan rendemen tebu di tingkat pekebun.

Baca Juga  Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Imigrasi Siapkan Izin Tinggal Darurat bagi WNA

“Benih merupakan fondasi utama dalam budi daya tebu. Melalui program bantuan benih ini, pemerintah ingin memastikan pekebun memperoleh akses terhadap benih unggul sehingga produktivitas dan rendemen tebu dapat meningkat,” ujar Roni.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, penangkar benih, serta para pekebun agar proses penyaluran benih dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.

Dengan penguatan benih serta perluasan pengembangan tebu rakyat, pemerintah optimistis produksi gula nasional akan terus meningkat.

Selain memperkuat pasokan gula dalam negeri, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pekebun sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor gula. (SZ)

Bagikan Artikel

Artikel Lainnya

Subang Update

Peristiwa

KRIMINAL