Beranda Hukum dan Kriminal Maling Ayam Tewas Dikeroyok di Tanjungsiang, Jasadnya Dimakamkan Tadi Malam

Maling Ayam Tewas Dikeroyok di Tanjungsiang, Jasadnya Dimakamkan Tadi Malam

Google search engine

SUBANGPOST.COM – Tangis haru mewarnai pemakaman Suryana alias Toleng (35), warga Dusun Sirap, Desa Sirap Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, yang tewas usai dikeroyok sekelompok orang.

Korban ditemukan penuh luka di Desa Gandasoli, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang pada Rabu (2/4/2025) pukul 21.00 WIB. Oleh warga, korban dilarikan ke RSUD Subang namun nyawanya tidak tertolong saat menjalani penanganan medis.

Jenazah korban langsung dikebumikan malam itu juga oleh pihak keluarga, Kamis (3/4/2025) dini hari di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.

Menurut keterangan saksi, korban ditemukan bersimbah darah dengan tubuh penuh luka di Desa Gandasoli, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang pada Rabu (2/4/2025) pukul 21.00 WIB.

“Informasinya dikeroyok orang. Tapi kejadiannya saya tidak tahu menahu, soalnya saya ke sini pas ada ribut-ribut katanya ada orang dikeroyok,” ujar warga yang engggan menyebutkan nama.

Diduga, korban dikeroyok oleh sekelompok orang usai kedapatan hendak melakukan tindak pencurian ayam milik warga. Warga memergoki aksi pelaku dan langsung melakukan aksi pengeroyokan.

Didapat informasi, bahwa pelaku pengeroyokan berjumlah 18 orang. Dari hasil otopsi, ditemukan luka serius di kepala korban akibat hantaman benda tumpul dan luka akibat diseret di tubuh bagian belakang.

Ibu korban, Ai, sangat terpukul dengan kematian anaknya yang sangat tragis. Dia meminta aparat hukum menindak para pelaku dan dihukum seberat-beratnya.

“Saya tidak menyangka anak saya meninggal dengan cara seperti itu (dikeroyok). Saya minta para pelau dihukum seberat-beratnya,” tuturnya dengan menahan isak tangis.

Korban Suryana alias Toleng meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengusutan terkait peristiwa pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Reporter : Nurdianto

Bagikan Artikel