SUBANGPOST.COM – Polres Karawang memprediksi puncak arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah jilid II akan terjadi pada 29 Maret 2026, seiring masih tingginya jumlah kendaraan pemudik yang belum kembali ke wilayah Jabodetabek.
Pantauan Subangpost.com pada Jumat (27/3/2026) menunjukkan arus balik Lebaran H+7 di jalur arteri Pantura Karawang, tepatnya di Simpang Jomin, Cikampek, terpantau ramai lancar.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, lonjakan volume kendaraan diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu malam.
“Potensi puncak arus balik kedua diprediksi terjadi pada akhir pekan. Volume kendaraan yang melintas di Karawang akan cukup besar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, prediksi tersebut didasarkan pada data traffic counting Polres Karawang yang mencatat sekitar 200 ribu kendaraan pemudik masih belum kembali ke wilayah Jabodetabek.
Jumlah tersebut berpotensi memicu kepadatan di sejumlah titik krusial, baik di ruas Tol Jakarta-Cikampek maupun jalur arteri Pantura Karawang.
Meski puncak arus balik pertama telah terjadi pada 24 Maret 2026, potensi kepadatan masih membayangi dalam beberapa hari ke depan.
Kapolres mengimbau para pengendara agar tetap waspada dan cermat dalam menentukan waktu perjalanan.
“Titik rawan berada di Tol Jakarta-Cikampek dan jalur arteri Karawang. Pengendara diminta bijak memilih waktu perjalanan,” katanya.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, pengamanan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga Minggu (29/3/2026) pukul 23.59 WIB.
Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti contra flow hingga one way akan diterapkan secara situasional. Kepolisian juga mendorong masyarakat memanfaatkan jalur alternatif, termasuk Tol Japek II Selatan, guna mengurai kepadatan di jalur utama.
Zein AF




