SUBANGPOST.COM – Arus mudik tahun ini mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas di jalan tol. Sejumlah pemudik mengaku terbantu dengan penerapan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) dan contraflow yang dinilai efektif mengurai kepadatan kendaraan.
Dimas, pemudik asal Bekasi yang hendak menuju Klaten, mengaku sempat terjebak kepadatan di ruas Cibitung hingga Cikarang. Namun, perjalanan kembali lancar setelah diberlakukan jalur contraflow.
“Sangat membantu, terutama bagi kami yang bekerja di Jakarta. Sistem ini benar-benar menolong,” ujarnya.
Ia memperkirakan akan berada di kampung halaman selama satu pekan.
Hal senada disampaikan Eman, pemudik dari Bogor tujuan Sleman, yang menilai arus mudik tahun ini lebih tertib.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas yang diterapkan petugas mampu mencegah penumpukan kendaraan secara signifikan.
“Cukup membantu memperlancar arus mudik dan kendaraan tidak menumpuk. Harapannya ke depan bisa lebih efisien dan semua pemudik selamat sampai tujuan,” katanya.
Sementara itu, Aisyah, pemudik tujuan Cirebon, menilai kebijakan one way membuat perjalanan lebih efektif. Meski kemacetan masih terjadi, ia menyebut kondisi tahun ini relatif terkendali.
“Penerapan one way membuat perjalanan lebih lancar dan waktu tempuh lebih cepat. Harapannya ke depan semakin nyaman dan kemacetan tidak berlangsung lama,” ujarnya.
Secara keseluruhan, para pemudik menyatakan puas terhadap koordinasi petugas di lapangan. Penerapan rekayasa lalu lintas dinilai tidak hanya memangkas waktu tempuh, tetapi juga meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang hendak merayakan hari raya di kampung halaman.
Editor: Zein AF




