SUBANGPOST.COM – Banjir merendam Dusun Cisalak Utara, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, setelah tanggul Irigasi Tarum Barat jebol pada Jumat (16/1/2026) pagi. Sebanyak 400 kepala keluarga terdampak akibat kejadian tersebut.
Tanggul yang jebol membuat air irigasi meluap dan merendam rumah warga. Aliran air yang deras juga memutus akses jalan utama di wilayah Cisalak.
Warga setempat, Saehul, mengatakan kerusakan tanggul sudah terlihat sejak malam hari. Warga lalu berjaga di sekitar lokasi untuk mencegah dampak yang lebih besar.
“Sejak malam sudah terlihat ada lubang. Warga berjaga, tapi sekitar pukul 06.00 WIB tanggul jebol sepanjang dua meter,” kata Saehul.
Ia menjelaskan, di bawah tanggul terdapat sipon atau saluran air menuju sawah. Saat tanggul jebol, air irigasi langsung masuk ke sipon dan memutus jalan warga.
“Di bawah tanggul ada sipon ke sawah. Saat tanggul jebol, jalan terputus dan air masuk ke saluran itu,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, penanganan banjir masih berlangsung. BPBD Kabupaten Karawang bersama Tim TRC Pusdalops dan unsur terkait kembali melakukan penanganan banjir akibat tanggul jebol di Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, pada Sabtu (17/1/2026).
Pengamanan lokasi dilakukan oleh jajaran Polres Karawang yang memberikan pelayanan pengamanan dan kemanusiaan. Hingga Sabtu pukul 10.40 WIB, kondisi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan mengatakan, personel Polres Karawang tetap siaga untuk mengamankan lokasi dan membantu kelancaran perbaikan tanggul.
“Polri hadir untuk memastikan perbaikan tanggul berjalan aman dan lancar serta memberi rasa aman kepada warga. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait,” ujar Cep Wildan.
Perbaikan tanggul dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai, Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Perum Jasa Tirta II, dan unsur terkait lainnya dengan membuat tanggul sementara.
Perbaikan dilakukan melalui pemasangan cerucuk bambu dan beronjong batu sebagai penahan, dibantu dua unit ekskavator dan perahu amfibi.
Seiring perbaikan, air di permukiman warga telah surut. Seluruh warga terdampak banjir telah kembali ke rumah dan mulai beraktivitas normal.
Untuk antisipasi keadaan darurat, BPBD Kabupaten Karawang masih menyiagakan dua unit perahu fiber di sekitar permukiman warga dan lokasi tanggul jebol. (*)
Editor: Zein





