SUBANGPOST.COM – Cuaca ekstrem disertai hujan berintensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026) pagi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Warga di desa dan kelurahan yang berada di sekitar aliran Sungai Cigeuntis, Citarum, Cibeet, Darawolong, dan Sungai Cilamaya diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul meluapnya debit air sungai.
Banjir merendam rumah warga di Desa Karangligar, Desa Mekarmulya, dan Desa Mulyajaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Kondisi serupa juga terjadi di Perumahan Bintang Alam dan Perumahan Karaba Indah, Kecamatan Telukjambe Timur.
Di Kecamatan Karawang Barat, genangan air melanda permukiman warga di Kampung Bantar Kawung dan Gang Bojong, Kelurahan Nagasari; Kampung Anjun, Kelurahan Karawang Kulon; serta Kampung Bedeng, Kelurahan Tanjungmekar.
Banjir di Kampung Bantar Kawung dan Gang Bojong, Kelurahan Nagasari, disebabkan meluapnya Sungai Citarum dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. Sejumlah warga terpaksa mengungsi secara mandiri ke tempat yang lebih aman.
“Berdasarkan data sementara, sebanyak 125 jiwa dari 34 rumah atau 40 kepala keluarga di Kelurahan Nagasari terdampak banjir,” kata Lurah Nagasari, Hasbullah, saat dikonfirmasi, Minggu (18/1/2026).
Sementara itu, sejumlah ruas jalan di wilayah Karawang Selatan dilaporkan tidak dapat dilalui kendaraan akibat meluapnya Sungai Cibeet dan Sungai Cigeuntis.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran sungai, untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana seiring cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Usep, belum memberikan keterangan. Upaya konfirmasi SuryaDinamika.net melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp belum mendapat respons. (Pri)





